Namun Menneg BUMN Mustafa Abubakar yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut menegaskan, posisi Dirut Pertamina belum tentu akan diganti. Saat ini nama-nama calon Dirut masih diolah pemerintah.
"Dari siapa? Belum, masih diolah, posisi Dirut belum tentu diganti, posisi Dirut sementara masih tetap. Jangan dijadikan spekulasi," jelas Mustafa saat dikonfirmasi mengenai pencalonan Ferederick sebagai Calon Dirut Pertamina di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (4/1/2010).
Sumber detikFinance sebelumnya mengungkapkan, Ferederick ST Siahaan merupakan salah satu calon kuat Direktur Utama Pertamina. Calon lainnya adalah Karen Agustiawan sendiri. Jika Ferederick harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, maka Karen sudah tidak perlu lagi.
Hal senada disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang mengaku tidak tahu menahu soal pergantian Dirut Pertamina.
"Saya tidak tahu soal itu. Tidak ada pembicaraan soal pergantian Dirut Pertamina, kalau direksikan memang ada yang kosong, kayak Direktur Hulu, posisi Komisaris Utama juga kosong, itu yang akan diganti," jelas Hatta.
Menneg BUMN Mustafa Abubakar sebelumnya telah mengakui akan melakukan perombakan Direksi Pertamina. Pemerintah telah mengisi 24 calon yang akan menduduki posisi direksi dan komisaris Pertamina.
Saat ditanya mengenai perkembangan 24 calon tersebut, Mustafa menyatakan mereka semua kini sudah diberikan peringkat. Ada yang hasilnya masuk kategori kurang baik, baik dan sangat baik.
"Diharapkan sudah ada hasilnya bulan Januari," pungkas Mustafa. (qom/dnl)











































