"Volume penjualan tahun lalu lebih tinggi dari RKAP kita. Totalnya sekitar 2 juta ton," kata Direktur Pemasaran Krakatau Steel Irvan K Hakim di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/1/2010).
Sementara untuk tahun ini, perusahaan pelat merah itu menargetkan volume penjualan sebanyak 2,5 juta ton. Angka tersebut setara dengan kapasitas produksi pabrik perseroan saat ini.
"Dari jumlah itu sekitar 15 persen akan kita ekspor," ujarnya.
Beberapa negara yang selama ini menjadi pasar BUMN baja itu adalah Eropa Barat, Australia, Jepang, India, dan negara-negara di Asia Tenggara.
Ia mengatakan, KS harus meningkatkan produksi bajanya tahun ini karena banyaknya permintaan dalam negeri terkait dengan pembangunan infrastruktur yang didorong oleh pemerintah.
Menurut Irvan, volume penjualan baja perseroan selama ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan domestik. Porsi penjualan domestik pada tahun lalu mencapai 78 persen dan sisanya untuk kebutuhan ekspor yaitu 12 persen.
(ang/dnl)











































