Hal ini disampaikannya saat ditemui usai serah terima jabatan Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Rabu (6/1/2010).
"FTA ASEAN-China itu juga akan membuat peluang kita untuk menarik investasi," ujarnya.
Menurut Mahendra, hasil dari investasi tersebut dapat diputar lagi untuk mengekspor barang-barang ke negara yang tidak menjadi peserta FTA ASEAN-China. "FTA ASEAN-FTA bisa meningkatkan ekspor. Itu yang sifatnya jangka panjang," tegasnya.
Mahendra menyatakan pada gilirannya pemerintah harus segera fokus memanfaatkan peluanga yang ada. Oleh karena itu, lanjutnya, perlu disiapkan langkah-langkah untuk memanfaatkan peluang tersebut. Selain komoditi, lanjut Mahendra, Indonesia juga dapat mengandalkan pada sektor elektronik.
"Jadi jangan dilihat item per item. Beberapa barang elektronik kita bahkan menembus pasar China. Tapi kalau dilihat kita itu cukup lengkap produknya, dan tetap harus diperbanyak diversifikasi produk unggulan itu," jelasnya.
(nia/dnl)











































