"Semua (proyek 10.000 MW) telah diputuskan dikerjakan PLN, bukan swasta," kata Dirut PT PLN Dahlan Iskan kepada wartawan usai menghadiri 'Kaltim Summit 2010' di Hotel Bumi Senyiur, Jl Pangeran Diponegoro, Samarinda, Kamis (7/1/2010).
Setelah dimulainya tender Februari 2010 mendatang, maka pada sekitar Maret atau April diharapkan bisa diketahui pemenangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PLTU itu untuk memperkuat sistem Mahakam (Balikpapan,Samarinda,Tenggarong), dahsyat lah. Saya belum pernah melihat power plant sebagus PLTU Kariangau itu," imbuh Dahlan.
Selain proyek PLTU Kariangau di Balikpapan, PLN juga menargetkan bisa mempercepat penyelesaian proyek 10.000 MW lainnya di Indonesia.
"Termasuk di Bali,segera kita tuntaskan untuk mempercepat proyek 10.000 di sana," katanya.
Terkait dukungan PLN atas pencanangan cluter industri basis pertanian di Malay, Kabupaten Kutai Timur, Dahlan menegaskan kebutuhan listrik di Maloy bukan masalah karena saat ini teknisi PLN tengah melakukan pemasangan jaringan menuju Maloy.
"Maloy jadi, grade jaringan jadi. Sangat sinkron sekali," terang Dahlan.
Mengenai niat PT Bakrie Power dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang akan membangun pembangkit di Sengata, Kutai Timur, Dahlan mengaku belum bisa menjelaskannya.
"Tentang Bakrie Power,saya pelajari dulu. Karena saya masih baru jadi direksi," imbuhnya.
(qom/qom)











































