Menurut Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha dan Jasa Lainnya Muchayat, ketiga perusahaan negara itu antara lain PT Industri Sandang, PT Industri Gelas (Iglas) dan PT Garam. Ketiganya akan bergabung dengan menyandang satu nama yaitu PT Aneka Industri.
"Saya sudah punya inisiatif, Industri Sandang, Iglas denagn Garam menjadi satu perusahaan saja namanya PT Aneka Industri. Ini baru rencana," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/1/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beda tapi bisa disinergikan, Sandang itu asetnya besar, utangnya kecil. Iglas potensi pasar besar tp masih mengalami masalah modal, Garam sebetulnya industrinya strategis," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera meminta ijin kepada Menteri Keuanganan Sri Mulyani dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait hal tersebut. Setelah mendapat restu, Kementerian BUMN akan menyewa konsultan untuk membantu melaksanakan penggabungan tersebut.
"Ini baru ide yang dikembangkan oleh kementerian supaya punya daya saing. Itu kan ukuran usaha yang tepat atau rightsizing," tambahnya.
(ang/qom)











































