"Kita mau aktifkan lagi Balai Pustaka. Nilai Balai Pustaka ini sangat luhur dan bersejarah, kita bantu untuk selamatkan," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (7/1/2010) malam.
Ia mengatakan, pihaknya akan meminta PPA melakukan evaluasi di dalam tubuh balai pustaka sekaligus menghitung dana yang diperlukan supaya bisa bangkit kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayangnya, ia belum bisa membeberkan nilai yang diperlukan untuk BUMN percetakan itu sampai bangkit kembali. Setelah itu, pihaknya juga akan meminta Departemen Pendidikan Nasional bisa memberi tugas khusus kepada BUMN tersebut.
"Nanti kita minta penugasan ke Depdiknas, kalau sudah ada modal kerja dan ada pekerjaan, berarti sudah feasible," ungkapnya.
Balai Pustaka berdiri pada tanggal 14 September 1908 dengan nama Commisie voor Indlansche School en Volklectuur yang dibentuk oleh pemerintah Hindia Belanda. Kemudian, pada tanggal 22 September 1917 berubah nama menjadi Balai Pustaka.
(ang/qom)










































