Duet Capres-Cawapres Diimbau Umumkan Tim Ekonominya
Rabu, 14 Apr 2004 16:41 WIB
Jakarta - Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Nasional Sofjan Wanandi mengimbau pasangan capres-cawapres mengumumkan kabinet bayangan dalam kampanye, terutama tim ekonominya."Supaya kita tidak seperti membeli kucing dalam karung sehingga kita bisa melihat apakah tim ekonomi yang ia bentuk kapabel atau tidak," kata Sofjan usai menjadi pembicara dalam diskusi "Platform Ekonomi Calon Pemenang Pemilu 2004" di Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2004, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2004).Ia juga memprediksi investasi ke Indonesia tidak akan tumbuh hingga Oktober mendatang. "Semua investor terutama luar negeri sekarang posisinya masih wait and see, jadi jangan harap ada penanaman modal yang hadir di sini," imbuhnya.Menurut Sofjan, yang juga ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini, para pelaku ekonomi sangat khawatir dengan adanya penolakan hasil pemilu oleh sejumlah parpol beberapa waktu lalu."Masalah ini paling sering ditanyakan oleh inevstor-investor asing bagaimana lagi nanti soal pemilihan presiden. Jangan harap investasi bisa masuk selama kita tidak ada kepastian politik. Apalagi elit-elit politik saat ini hanya mementingkan kepentingan partai, bukan bangsa," tandas Sofjan.Ia juga berharap pemerintah yang nanti terbentuk harus menjelaskan visi dan misinya dalam masalah ekonomi. "Mereka harus menjelaskan bagaimana konsep dalam menyelesaikan masalah-masalah ekonomi seperti pengangguran. Itu pun tetap harus dilihat di 100 hari pertama, apakah benar dilakukan atau hanya sekadar janji kosong," tukas dia."Kalau presiden baru kita nanti punya visi terbuka dan bersih maka dunia luar akan percaya pada kita, karena di negara-negara lain kemajuan suatu negara tergantung pada pemimpinnya. Apalagi orang luar selalu melihat Indonesia adalah negara kaya dan mempunyai potensi," demikian Sofjan Wanandi.
(ani/)











































