Harga BBM di Belanda Melonjak

Harga BBM di Belanda Melonjak

- detikFinance
Rabu, 14 Apr 2004 16:52 WIB
Den Haag - Harga bahan bakar minyak (BBM) di Belanda hari ini, Rabu (14/4/2004), melonjak tajam. Lonjakan ini dipengaruhi tingginya harga minyak mentah akibat besarnya permintaan, terutama dari AS dan Cina.Penentu pasar, Shell, mencatat kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi sejak tiga tahun terakhir. Harga bensin produksi Shell tipe Euro tanpa zat plumbum (Pb) alias timbel menjadi 1,245 euro (Rp 12.761) per liter. Untuk tipe Super Plus bebas Pb harganya 1,299 euro (Rp 13.315) per liter. Sedangkan harga diesel stabil pada Rp 0,845 euro (Rp 8.660) per liter.Kenaikan ini menurut Shell sebagai akibat pengaruh tingginya permintaan, terutama oleh AS dan Cina. "Kenaikan itu juga dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, sehingga sampai pada harga yang belum pernah dicapai sebelumnya," demikian Shell melalui jurubicaranya seperti dikutip media Belanda.Tidak disebutkan kombinasi faktor itu apa saja. Namun, sebelumnya organisasi negara-negara pengeskpor minyak OPEC dalam sidang Konferensi Tingkat Menteri ke-130 di Wina, Austria, Rabu (31/3/2004), memutuskan untuk mengurangi produksi mereka meskipun ketika itu harga minyak dunia bergerak naik. "OPEC tetap akan mengurangi produksinya sesuai dengan keputusan Aljir tanggal 10 Februari 2004 yaitu sebesar 1 juta barel per hari (bph) dari 24,5 juta saat ini menjadi 23,5 juta bph terhitung mulai 1 April 2004," kata Presiden merangkap Sekjen OPEC Purnomo Yusgiantoro ketika itu.Pengurangan produksi tersebut jelas mempengaruhi margin permintaan dan penawaran yang sudah timpang, sehingga mendongkrak harga. Masyarakat Belanda kini sudah merasakan pengaruhnya. (es/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads