11 Pembangunan Pabrik Gula Baru Terganjal Lahan

11 Pembangunan Pabrik Gula Baru Terganjal Lahan

- detikFinance
Senin, 11 Jan 2010 19:46 WIB
11 Pembangunan Pabrik Gula Baru Terganjal Lahan
Jakarta - Rencana pembangunan 11 pabrik gula baru hingga saat ini masih terkendala masalah penyediaan lahan. Proses pengangkatan lahan yang bersingungan dengan lahan kehutanan kerap kali memperpanjang proses perolehan lahan.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Ahmad Manggabarani mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah pusat sedang melakukan terobosan koordinasi dengan para bupati yang memberikan izin lahan perkebunan dan para investor yang akan menanamkan modalnya.

"Ternyata masalah utama, masih ada tumpang tindih soal kehutanan," katanya.

Ia mengatakan paling tidak sebelum bulan Februari 2010, data-data mengenai laporan rencana lokasi investasi mengenai lahan dan progresnya sudah terkumpul oleh para bupati dan calon investor. Sehingga diharapkan permasalahan itu bisa diselesaikan segera oleh pemerintah pusat untuk dikoordinasikan kepada Kementerian Kehutanan maupun Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Kita akan koordinasikan, kalau ada masalah di kehutanan dan BPN," katanya.

Ia menegaskan jika hal ini terus berlarut-larut akan mengancam rencana Indonesia untuk berswasembada gula pada tahun 2014. Mengingat dengan adanya penambahan pabrik gula baru itu akan meningkatkan luasan lahan tebu di Tanah Air dari 450.000 hektar menjadi 680.000 hektar atau dari 2,6 juta ton gula menjadi 4,8 juta ton.

"Areal lahan 680.000 hektar dari 450.000 hektar, yang baru 230.000 hektar, kalau rendemen 8,3% kita produksi 4,8 juta ton tahun 2014," katanya.

Rencana pembangunan pabrik gula baru 2010-2014 antara lain:

  1. PT Indo Selaras potensi luas lahan 20.000 hektar kapasitas 4.000 TCD lokasi Rembang Jawa Tengah
  2. PT Rosan Kencana Perkasa potensi lahan 19.000 hektar kapasitas 6.000-8.000 TCD lokasi Mojokerto Jawa Timur
  3. PT Gemilang Unggul Luhur Abadi potensi lahan 21.000 hektar kapasitas 6.000-8.000 TCD berlokasi di Tuban Jawa Timur
  4. PT Duta Plantation Nusantara potensi lahan 10.000 hektar kapasitas 6.000 TCD berlokasi di Malang Jawa Timur
  5. PT Permata Hijau Resources potensi lahan 15.000 hektar kapasitas 10.000 TCD berlokasi di Sambas Kalimantan Barat
  6. PT Gula Manis Tinaggea potensi lahan 20.000 hektar kapasitas 8000 TCD berlokasi Konawe Sultra
  7. PT Indo Selaras potensi lahan 20.000 hektar kapasitas 8.000 TCD berlokasi di Konawe Sultra
  8. PT Sumber Mutiara Perdana potensi lahan 20.000 hektar berkapasitas 10.000 TCD berlokasi di Bengkalis Riau
  9. PT Papua Resources Indonesia potensi lahan 20.000 hektar berkapasitas 8.000 TCD berlokasi di Merauke Papua
  10. PT Sukses Mantap Sejahtera potensi lahan 20.000 hektar kapasitas 12.000 TCD berlokasi Dompu NTB
  11. PT Industri Gula Terpadu potensi lahan 12.000 hektar berkapasitas 4.000 TCD berlokasi di Banyuwangi Jawa Timur
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads