"Kami akan uji coba di Banten, yogya dan Sulawesi," ujar Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya.
Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers acara Pameran insiasi Produk, Sistem dan Infrastruktur serta Moda Transportasi Baru Pertamina, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira 10, Jakarta, Selasa (12/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil ini akan keliling di 5-6 kecamatan dan akan parkir secara tetap sehingga konsumen bisa mengisi ulang tabung yang dimilikinya.
Mobile Filling LPG ini diadakan untuk mendekatkan sumber-sumber pengisian LPG dengan ukuran lebih bervariasi sesuai kemampuan atau daya beli masyarakat terhadap LPG, mengurangi loss opportunity karena ketidaksesuaian kebutuhan konsumen dengan produk yang didistribusikan serta memberikan variasi pelayanan kepada konsumen sesuai kebutuhan konsumen dan ketersediaan layanan.
"Mereka bisa isi 1 Kg hingga 3 Kg atau mengisi Rp 4.000, Rp 5.000 atau Rp 6.000 tergantung kebutuhan mereka," ungkapnya.
Jika uji coba ini berhasil, lanjut Hanung, maka nantinya mobil keliling ini juga akan diadakan di daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Ke depan akan diperbanyak, khusunya untuk melayani daerah-daerah yang tidak ada SPBE-nya," tandas Hanung.
(epi/qom)











































