"Di Somalia, barang Indonesia yang terkenal di sana adalah sarung," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Senin (18/1/2010).
Mari mengatakan seperti kebanyakan masyarakat Indonesia pada umumnya, sarung telah menjadi kebutuhan sehari-hari di Somalia. Bahkan kata Mari, masyarakat Somalia mengenal Indonesia melalui sarungnya.
Sementara itu Dubes Somalia untuk Indonesia Mohamud Olow Barrow mengatakan setidaknya dalam setahun negaranya mengimpor 20 juta potong sarung dari Indonesia. Namun kata dia umumnya proses impornya melalui negara pihak ketiga yaitu Dubai Uni Emirat Arab (UEA).
"Dari Indonesia kain tenun 20 juta per tahun, semuanya lewat Dubai," kata Mohamud.
Selama ini nilai perdagangan kedua negara relatif masih rendah, pada tahun 2008 saja baru mencapai sebesar US$ 8 juta. Kemudian pada tahun 2009 justru semakin melorot hingga ke titik US$ 3,1 juta. Rencananya pada tahun ini kedua negara optimis perdagangan bisa mencapai angka di tahun 2008.
(hen/dnl)











































