AC-FTA Bisa Tekan Inflasi

AC-FTA Bisa Tekan Inflasi

- detikFinance
Senin, 18 Jan 2010 15:04 WIB
 AC-FTA Bisa Tekan Inflasi
Jakarta - Pelaksanaan ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) mampu menekan inflasi, karena harga bahan baku impor akan lebih murah didapat dan menguntungkan beberapa sektor industri.

Demikian disampaikan Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan saat ditemui di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (18/1/2010).

Menurut Fauzi, beberapa sektor justru akan terdongkrak dengan adanya AC-FTA karena bahan baku impor yang bisa didapatkan dengan harga murah. Beberapa sektor industri yang akan memiliki prospek baik di tahun ini, lanjutnya, adalah industri otomotif, rokok, semen, telekomunikasi, penyewaan, farmasi, dan pengepakan (packaging ).Β 

"Memang ada yang terpuruk, tapi dengan AC-FTA, sektor-sektor lain akan terbantu dengan import bahan baku yang murah," ujarnya.

Selain bahan baku impor yang murah, daya serap konsumsi domestik juga akan meningkat sehingga akan berdampak pada penurunan inflasi. "Inflasi akan tertekan dan akan membuat suku bunga turun," ujarnya.

Sedangkan, lanjutnya, sektor industri yang diprediksi akan melemah yaitu tekstil, sepatu, mainan, dan barang elektronik kualitas rendah, karena berlakunya AC-FTA.

"Tapi sektor-sektor tersebut sudah terpuruk sebelumnya," ujarnya.

Terkait rencana renegosiasi AC-FTA, Fauzi menyatakan hal tersebut bukan merupakan suatu hal yang signifikan.

"Suka atau tidak AC-FTA tidak bisa dihindari. Yang perlu dicermati itu bukan sisi negosiasi, tapi tenaga kerja bisa diserap dengan adanya proyek-proyek yang dibangun. Melakukan delay AC-FTA tidak akan banyak membantu, karena saya bilang tanpa AC-FTA sudah terpuruk," ujar Fauzi.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads