Hatta: Belum Ada Lonjakan Impor

Hatta: Belum Ada Lonjakan Impor

- detikFinance
Selasa, 19 Jan 2010 19:17 WIB
Hatta: Belum Ada Lonjakan Impor
Jakarta - Lonjakan barang impor ke Indonesia belum terjadi sejak berlakunya ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) sejak 1 Januari 2010.

Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam jumpa pers di Kantor Pelayanan Umum Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (19/1/2010).

"Belum ada lonjakan-lonjakan yang berarti yang bisa dikatakan menimbulkan injury ," tegasnya.

Hatta menyatakan pihaknya sudah membentuk Tim Koordinasi Penanganan hal-hal yang terkait FTA yang menyangkut hambatan di bidang perindustrian dan perdagangan.

Tugas tim ini, lanjutnya, adalah meningkatkan efektivitas pasar dan penyelamatan barang dalam negeri dari penyelundupan, meningkatkan penertiban terhadap Surat Keterangan Asal (SKA), menguatkan pasar ekspor, menangani isu domestik, dan promosi produk industri Indonesia.

Hatta menyatakan, untuk mengantisipasi lonjakan impor pihaknya akan melakukan pengawasan yang bersifat fisik seperti pengawasan barang dan non-fisik yang berupa pengawasan administrasi.

"Kita ada early warning system yang bekerja jika ada lonjakan-lonjakan yang menimbulkan injury . Ini sistemnya sudah bekerja," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bea Cukai Thomas Sugijata mengatakan Bea dan Cukai juga mempunyai early warning system untuk mengolah data dari sumber seluruh kantor Bea dan Cukai di Indonesia. Hasil pengolahan tersebut akan dilaporkan pada Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan.

"Bea Cukai mempunyai sistem pengolahan data di mana source -nya dari seluruh kantor Bea Cukai di Indonesia. Dari itu bisa didapat data untuk FTA. Data itu bisa menunjukkan tren-tren saja. Jadi nanti dianalisis oleh BKF dan akan di-established dalam waktu dekat," ujar Thomas.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads