Hadapi AC-FTA, BUMN Perkebunan Diminta Ekspor Barang Jadi

Hadapi AC-FTA, BUMN Perkebunan Diminta Ekspor Barang Jadi

- detikFinance
Rabu, 20 Jan 2010 11:59 WIB
Hadapi AC-FTA, BUMN Perkebunan Diminta Ekspor Barang Jadi
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendorong seluruh Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk melakukan ekspor barang jadi produk perkebunan dalam menghadapi Asean-China Free Trade Agreement (AC-FTA).
 
Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, selama ini BUMN perkebunan  masih mengekspor bahan baku seperti minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).
 
"CPO yang selama ini dieskpor sebagian akan diolah menjadi minyak goreng, oleokimia dan industri surfaktan," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).

 Selain itu, menurut Mustafa, batang sawit yang selama ini belum diekspor akan diolah terlebih dahulu particle board sehingga menjadi produk yang layak ekspor.

 Ia mengatakan, produk karet yang selama ini diekspor masih berupa bahan baku akan diolah terlebih dahulu menjadi produk ban sepeda motor dan produk karet kebutuhan industri otomotif lainnya. 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustafa menambahkan, selama ini produk perkebunan yang dijual masih berupa bahan mentah seperti CPO, karet (crumb rubber) dan kakao. China merupakan salah satu tujuan ekspor produk perkebunan.

Hingga akhir september tahun 2009 lalu, produk ekspor BUMN perkebunan yang dikirim ke China antara lain CPO sebanyak 1,9 juta ton senilai US$ 1,17 juta, karet sebanyak 371.068 ton setara US$ 526.000 dan kakao sebanyak 5.283 ton senilai US$ 11.569.
(ang/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads