Waspada, Harga Beras Dunia Merangkak Naik

FAO

Waspada, Harga Beras Dunia Merangkak Naik

- detikFinance
Rabu, 20 Jan 2010 19:35 WIB
Waspada, Harga Beras Dunia Merangkak Naik
Roma - Harga beras dunia menunjukkan peningkatan. Kecenderungan peningkatan harga beras dunia ini harus diantisipasi, terutama terkait kebijakan impor dan ekspor, agar harga beras dalam negeri tetap terjaga pada level rasional.

Demikian disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance, Rabu (20/1/2010).

Menurut Erizal, jika diperhatikan lebih rinci laporan FAO berdasarkan harga beras bulanan, terutama dengan membandingkan antara harga beras bulan Desember dengan bulan Nopember 2009, menunjukkan bahwa harga beras dunia mengalami peningkatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan beberapa jenis beras harganya juga lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada bulan Desember 2008, sebagaimana ditunjukkan untuk semua jenis beras dari Thailand dan Vietnam.

Hanya beras jenis US California Medium Grain dan Basmati Pakistan yang harganya lebih rendah dibandingkan dengan harga pada bulan sama tahun 2008.

"Mencermati data ini maka instansi terkait perlu mengantisipasi kecenderungan peningkatan harga beras dunia, khususnya dalam kajian untuk kebijakan impor dan ekspor beras, agar harga beras dalam negeri tetap terjaga pada level rasional," papar Erizal.

Lebih lanjut Erizal mengatakan bahwa dengan harga minyak dunia yang sekarang berkisar pada US$70–80 per barel, perubahan iklim global, dan bencana alam di dunia yang akhir-akhir ini frekuensinya cenderung meningkat, maka bukan tidak mungkin harga beras dunia semakin meningkat.

Dalam laporan FAO Rice Price Update edisi Januari 2010 terungkap bahwa berdasarkan indeks harga beras FAO, menunjukkan harga beras dunia sebelumnya secara rata-rata mengalami penurunan sekitar 14,2% (2009) dibandingkan dengan kurun waktu 2008.

Penurunan tertinggi dialami beras jenis Indica kualitas rendah yang mencapai penurunan sekitar 31,8% pada kurun waktu sama. Sementara untuk jenis beras Japonica justru sedikit mengalami kenaikan sebesar 8,2%.

(es/es)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads