Demikian laporan dari konsultan bisnis terkemuka dunia, PriceWaterhouseCoopers (PWC) seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/1/2010).
"Proyeksi-proyeksi ini menggambarkan bahwa China bisa jadi menjadi negara dengan perekonomian terbesar dunia pada awal 2020 dan kemungkinan melampaui AS pada 2030," jelas John Hawksworth, kepala makroekonomi PWC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data IMF tahun 2008, 10 negara dengan perekonomian terbesar adalah AS, Jepang, China, Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Rusia, Spanyol dan Brasil.
"India dapat tumbuh lebih cepat dari China setelah 2020, dan juga bergerak lebih cepat dari pertumbuhan PDB global karena penduduknya yang lebih muda dan tumbuh lebih cepat ketimbang China," jelasnya.
Laporan tersebut juga menyebutkan terus meningkatnya kontribusi China dan India pada pertumbuhan ekonomi global, ketimbang AS dan Uni Eropa. Proporsinya pada tahun 2010 diperkirakan 20% oleh AS, 21% oleh Uni Eropa, 13% oleh China, 5% dari India.
Namun pada 2030, akan ada perubahan yakni 16% dari AS, 15% dari Uni Eropa, 19% dari China dan 9% dari India.
Kepala Ekonom global Goldman Sachs, Jim O'Neill sebelumnya memperkirakan China akan mengambil alih posisi AS pada 2027, atau lebih cepat 14 tahun dari proyeksi Goldman sebelumnya.
(qom/dnl)











































