Demikian hal itu dikatakan oleh CV External Affair Exxon Indonesia Maman Budiman di ruang rapat DPR komisi VII di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2010).
"Saat ini produksi minyak mentah kita di sana sebanyak 18.000 bph," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Maman, 13.000 bph minyak mentah sisanya akan tetap mengalir untuk kebutuhan PT Pertamina (Persero).
"Tri Wahana Utama sudah mampu menyerap produksi minyak sebesar 5.000 bph, sisanya tetap disalurkan ke Pertamina sebanyak 13.000," ujarnya.
(dru/ang)










































