Follow detikFinance
Rabu, 27 Jan 2010 20:35 WIB

Laporan dari Helsinki

Komodo Jadi Ikon Wisata di Finlandia

- detikFinance
Helsinki - Komodo, sisa reptil purba di dunia yang hanya bisa ditemui di Indonesia, menjadi ikon dalam MATKA Nordic Travel Trade Fair 2010. Dari ajang pameran pariwisata terbesar di Nordik dan Baltik ini Indonesia berharap bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari kawasan tersebut.

MATKA Nordic Travel Trade Fair 2010 yang berlangsung di Helsinki Conference and Fair Center selama 4 hari (21-24/1/2010) itu menyedot 85.984 pengunjung. Sebanyak 1.231 eksibitor dan 14.296 pebisnis pariwisata dari 79 negara ikut ambil bagian dalam MATKA yang tahun ini mengangkat tema Travel as a Preserver of Culture.

Dari kawasan ASEAN selain Indonesia juga datang Thailand (Tourism Authority of Thailand), Malaysia (Malaysia Tourism Board), dan Vietnam (Vietnam Travel Agency Association). Untuk membedakan diri dari para kompetitornya, Indonesia menyuguhkan tema spesifik, Indonesia: A Land of Precious Cultural Heritage.

Di anjungan Indonesia dihamparkan replika hewan komodo, keris, wayang, Candi Borobudur, serta informasi lengkap mengenai destinasi Tana Toraja, Bali, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara. Selain itu juga ada koleksi Batik Indonesia di stan khusus Batik Corner.

"Indonesia menawarkan ciri khas dan keunikan tersendiri yang membuat wisatawan mancanegara merasa Indonesia sebagai rumah mereka," ujar Duta Besar RI Harry Purwanto dalam pidato sambutannya.

Menurut Harry, ciri khas Indonesia itu antara lain keramahtamahan, keragaman kebudayaan, keindahan dan kekayaan alam yang dimilikinya. "Mereka yang telah berkunjung ke Indonesia kerap kali menyatakan kerinduannya untuk kembali ke Indonesia," tandas Harry berpromosi.

Dijelaskan bahwa komodo dipilih sebagai ikon utama dalam rangka mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam menominasikan Pulau Komodo sebagai salah satu 7 Keajaiban Baru Alam. Adapun batik dihadirkan untuk mempromosikannya kepada masyarakat Finlandia sebagai salah satu warisan budaya yang telah memperoleh pengakuan UNESCO.

Menjanjikan

Indonesia berambisi terus menggenjot kenaikan jumlah wisatawan dari Finlandia. Capaian di 2009 menyentuh angka 11.500 wisatawan atau naik 135% dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 8.500 wisatawan.

Dengan jumlah penduduk 5,35 juta dan GDP nominal per kapita $51,588 (2008), Finlandia merupakan pasar pariwisata sangat menjanjikan. Apalagi berwisata ke luarnegeri sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup di Finlandia.

"Krisis ekonomi di Finlandia juga terbukti hanya menimbulkan penurunan angka pada business travelers, namun leisure travelers tetap tak terpengaruh," terang Sekretaris III Pensosbud Andy Aron kepada detikfinance.

Terkait itu, salah satu agen perjalanan terbesar di Indonesia ikut berpartisipasi di MATKA Nordic Travel Trade Fair 2010 ini. Produk yang ditawarkan antara lain paket tur wisata dan hotel ke Bali, Lombok, dan Pulau Komodo. Selain itu juga ada pelaku usaha bisnis spa dan wellness, yang memperkenalkan produk pelembab, lotion, dan spa Indonesia.

Favorit

Destinasi Bali sejauh ini masih menjadi favorit. Jaana Nyström, Production Manager Helinmatkat mengungkapkan bahwa Bali menduduki peringkat keenam dari daftar tujuan wisata yang menghasilkan return terbesar bagi perusahaannya.

"Bali sudah dikenal luas oleh masyarakat Finland dan menjadi salah satu tempat favorit untuk menyelenggarakan perkawinan dan honeymoon bagi pasangan muda Finlandia, disamping Spanyol dan Thailand," demikian Nyström.

Selain Bali, Bunaken, Lombok, Wakatobi, dan Raja Ampat juga menjadi destinasi alternatif bagi wisatawan Finlandia. Di Bunaken bahkan ada cottages yang dikelola pasangan warga Finlandia, yang menjadi pusat wisata untuk pecinta diving.

Sementara itu kepada detikfinance Andy Aron mengatakan bahwa keran arus masuk wisatawan Finlandia ke Indonesia akan semakin terbuka dengan dibuka kembali jalur penerbangan Garuda Jakarta-Amsterdam. Mereka bisa terbang dari Helsinki ke Amsterdam, kemudian dengan Garuda menuju Jakarta, selanjutnya menuju destinasi yang diinginkan.

Menurut Andy, KBRI Helsinki juga memperoleh permintaan dari kalangan travel writer dan tourism journalists di Finlandia, agar Indonesia menyelenggarakan Fam Trip khusus bagi mereka.

"Hal ini merupakan peluang yang perlu disambut positif untuk lebih mempromosikan pariwisata Indonesia kepada kalangan jurnalis di Finlandia," demikian Andy.

(es/es)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed