"Hanya mensubsidi atau melindungi industri tidak terlalu berhasil," kata Director of the World Bank Prospect Group World Bank Hans Timmer dalam acara seminar Indonesia Economic Outlook di Graha Niaga, Jakarta Kamis (29/1/2010).
Ia menambahkan, dengan memberikan subsidi bagi industri, maka biaya yang akan dikeluarkan jauh lebih besar. Padahal kata dia, ada cara-cara yang efektif untuk bisa meningkatkan daya saing industri diantaranya dengan menciptakan zona-zona industri, peningkatan pelabuhan yang efisien, pasokan listrik yang terjamin, mengundang investor asing dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu ekonom INDEF Ikhsan Modjo mengatakan, masalah subsidi industri masih perlu diberikan, namun harus dilihat dari sisi industri mana yang paling cocok menerimanya. Selama ini mekanisme pemberian subsidi bagi industri mudah disampaikan namun tidak gampang direalisasikan.
"Subsidi industri perlu tapi industri apa, langkah-langkahnya ribet," katanya.
Menurutnya subsidi industri bisa diberikan dalam bentuk keringanan pajak, keringanan bea masuk saat mengimpor bahan baku melalui bea masuk ditanggung pemerintah (BM-DTP) dan lain-lain.
(hen/ang)











































