"Mulai 2011Β akan dicoba bertahap. Misalnya, hanya diterapkan pada mobil yang pakai pelat kuning. Tapi itu belum diputuskan mana-mananya," kata Dirjen Migas, Evita Herawati Legowo.
Ia menyampaikan hal tersebut sebelum mengikuti pelantikan pejabat eselon II, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (28/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menggunakan kartu fasilitas maka akan diketahui jenis mobil beserta nomor plus pemiliknya. Dan selanjutnya akan diketahui berapa banyak si pemilik kendaraan membeli BBM bersubsidi di SPBU dan apakah dia layak atau tidak mendapatkannya.
"Nanti kita evaluasi. Jadi setelah itu pendistribusian tertata dengan baik, baru sistem pendistribusian tertutup BBM bersubsidi secara bertahap tersebut mulai 2011 hingga 2014," kata dia.
(epi/qom)











































