"Beauty contest-nya akhir Februari," ujar Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan sebelum menghadiri pelantikan pejabat eselon 2 Kementerian di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (29/1/2010).
Menurut Karen, beauty contest tersebut dilakukan untuk pengadaan dua kapal yang akan diubah menjadi terminal LNG terapung yang akan dibangun Pertamina di Jawa Barat dan Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karen mengatakan pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan PGN untuk pembagian kepemilikan saham dalam joint venture pembangunan terminal LNG terapung di Jawa Barat, sementara untuk Jawa Timur Pertamina akan membangun sendiri.
"Di Jawa Barat, Kitakan pernah MoU dengan PGN tapi angka Joint Venture-nya belum. Nanti setelah itu, kita joint venture dengan pemilik kapal. Kalau di Jawa Timurkan kita sendiri, jadi kita hanya melakukan Joint venture dengan pemilik kapal," kata dia.
Sementara untuk pasokan LNG ke dua terminal terapung tersebut, Karen mengakui pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan BP Indonesia sebagai operator kilang Tangguh, Papua, dan pihak Badak NGL sebagai operator kilang Bontang.
"Kita juga sudah bicara dengan Qatar. Kebutuhan masing-masing terminal terapung sebesar 1,5-2 juta Metric Ton," kata dia.
(epi/qom)










































