Para Dubes RI Didorong Jadi Salesman di Luar Negeri

Para Dubes RI Didorong Jadi Salesman di Luar Negeri

- detikFinance
Sabtu, 30 Jan 2010 12:28 WIB
Para Dubes RI Didorong Jadi Salesman di Luar Negeri
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat merasa iri dengan para kemampuan duta besar (dubes) asing di Indonesia yang memiliki kemampuan berdiplomasi dan berpromosi sangat baik mengenai negaranya. Hidayat mempertanyakan apakah, dubes-dubes RI di luar negeri melakukan hal yang sama?

Hidayat mengaku, sebagai seorang menteri ekonomi bidang industri, ia selalu menjadi langganan kunjungan para dubes-dubes asing yang setiap hari bertandang ke kantornya. Kunjungan para dubes ini tidak lain tidak bukan mempromosikan negaranya untuk menarik investasi dari Indonesia, promosi dagang, promosi pameran layaknya seorang salesman.

"Pertanyaan saya, dubes kita diluar negeri seaktif itu enggak yah?" ucap Hidayat bertanya-tanya saat ditemui di JCC, Jakarta, Jumat malam (29/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat mengatakan, masalah peningkatan kualitas dubes RI di luar negeri telah ia bahas dengan menteri luar negeri dan presiden SBY. Intinya ia mengharapkan harus ada penambahan kriteria baru bagi seorang dubes yang diangkat.

Para dubes RI dituntut bukan hanya memiliki kemampuan berdiplomasi namun harus memiliki kemampuan berpromosi produk-produk ekspor Indonesia dan mampu menarik investasi ke Indonesia.

"Presiden tahu, beliau setuju. Saya pernah berbincang soal ini," kata Hidayat

Ia mencontohkan beberapa contoh dubes asing yang cukup agresif antara lain dubes China, Jepang bahkan Singapura yang cukup aktif menggenjot sektor perdagangannya. Saat ini, beberapa dubes RI di luar negeri beberapa diantaranya sudah cukup aktif seperti dubes-dubes di kawasan Eropa, Jepang dan Asia yang kerap kali membawa rombongan-rombongan delegasi bisnis asing dibidang perdagangan juga investasi.

"Kalau itu dimaksimalkan, kinerja ekonomi kita bisa terbantu," tegas Hidayat.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads