Beras Jadi 'Bintang' Inflasi Januari

Beras Jadi 'Bintang' Inflasi Januari

- detikFinance
Senin, 01 Feb 2010 13:12 WIB
Beras Jadi Bintang Inflasi Januari
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Januari 2010 mencapai 0,84%. Kenaikan harga beras menjadi 'bintang' pemicu inflasi Januari tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam konferensi pers bulanan di Kantor BPS, Jakarta, siang ini (1/2/2010).

Menurut Rusman, kenaikan harga beras yang mencapai 8,45% untuk beras murah dan 7,8% untuk beras mahal, yang terjadi sejak Januari 2010 menyumbang 0,35% terhadap inflasi bulan Januari 2010Β  yang mencapai 0,84%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inflasi bulan ini, bintangnya beras yang menyumbang 0,35%," ujarnya.

Selain beras, Rusman menyatakan inflasi bulan ini juga dipicu harga nasi dan lauk pauk yang menyumbang sebesar 0,09%.

"Ini mungkin karena wartawan sering makan di luar dan makan nasi bungkus," canda Rusman.

Ikan segar juga memicu inflasi sebesar 0,07%, gula pasir sebesar 0,06%, dan cabai merah sebesar 0,06%.

"Ternyata cabai merah yang tidak terlalu pedas, cukup memberikan rasa pedas bagi inflasi kita," tegasnya.

Untuk komoditas yang mengalami deflasi bulan Januari 2010 ini adalah jeruk sebesar 0,05% dan emas sebesar 0,04%.

"Sekarang ini harga emas lagi turun, jadi disarankan ibu-ibu dan rekan wartawan yang wanita untuk membeli emas," ujar Rusman.

BPS mengumumkan Januari 2010 sebesar 0,84%. Sementara inflasi year on year 3,72%. Hampir semua sektor mengalami kenaikan harga.

(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads