Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/2/2010).
"Menurut saya, kebutuhan pembelian pesawat bagus-bagus saja. Tapi timing-nya kurang tepat. Masyarakat melihat saat ini pemerintah melakukan belanja di saat masyarakat sedang tidak happy ," tuturnya.
Melchias yang biasa dipanggil Melki ini mengatakan dilihat dari kebutuhannya, pembelian pesawat presiden di tahun ini tidak mendesak, sehingga lebih baik ditunda meskipun anggarannya sudah masuk dalam APBN 2010.
"Kalau dilihat kebutuhan, memang cukup bagus adanya pesawat sendiri. Anggarannya sudah dibahas di APBN, tapi kan belum tentu harus dikeluarkan, karena ini masalah sensitivitas. Kalau dipaksakan sekarang apakah di 2010 ada banyak perjalanan ke luar negeri? Kalau pesawat lebih baik ditahan dulu sampai kondisi memungkinkan," paparnya.
(dnl/qom)










































