Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi mengenai Privatisasi BUMN di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (1/2/2010).
"Ini musiman yang biasa terjadi di Januari, tapi sekarang kan sudah mulai turun. Begitu panen, harga akan mulai stabil," tegas Hatta.
Hal serupa juga disampaikan Wakil Menteri Pertanian sekaligus Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krishnamurti. Menurut Bayu, sepanjang sejarah harga pangan memang akan mempengaruhi inflasi pada awal tahun secara signifikan.
"Ya wajar inflasi memang harga beras lagi naik. Kita lihat catatan, sepanjang sejarah, pangan selalu memberikan pengaruh signifikan pada inflasi, kontribusinya memang besar," tegas Bayu.
Bayu menyatakan harga beras akan kembali stabil setelah panen. Panen mulai besar pada bulan Maret dengan puncak panen pada April.
"Ya, nanti kalau sudah panen, kita bisa produksi 5 juta ton per 1 juta hektare," ujar Bayu.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan kenaikan harga beras yang terjadi sejak Desember tahun lalu telah menyumbang sebesar 0,35%, terhadap inflasi Januari 2010 yang mencapai 0,84%. Untuk beras harga beras murah mengalami kenaikan hingga 8,45% dan beras mahal mengalami kenaikan 7,8%.
Menanggapi laju inflasi tersebut, Hatta menegaskan dirinya tetap optimis laju inflasi tahun 2010 akan sesuai dengan target pemerintah dalam APBN tahun ini yaitu 5%.
"Kita tetap pada perkiraan awal kita dengan angka inflasi sebesar 5 %," tegasnya.
(nia/dnl)











































