"Iuran tersebut berasal dari BBM sebesar Rp 345,38 miliar dan gas bumi Rp 87,9 miliar," ujar Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/2/2010).
Sementara untuk realisasi iuran dari badan usaha BBM dan gas bumi yang diatur BPH Migas untuk tahun 2009 sebesar Rp 459.625.163.384,52 atau 107,66 persen dari target penerimaan sebesar Rp 429.900.830.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang, Tubagus menyatakan untuk tahun ini pihaknya juga akan melakukan kajian pengembangan gas kota di 8 kota yaitu Duri, Dumai, Langkat, Tanjung Pinang, Bulungan, Kutai Timur, Ungaran dan Lubuk Lingau.
"Besaran investasi yang dialokasikan masing-masing kota tergantung lokasinya," kata dia.
Sementara di tahun 2009, BPH migas juga sudah menyelesaikan kajian di 10 kota yaitu Pekan Baru, Muara Enim, Bandar, Lampung, Cilegon, Subang, Bojonegoro, Bangkalan, Tenggarong dan Sengkang.
(epi/qom)











































