dalam pendistribusian BBM bersubsidi 2010.
"Saya terkejut dengan penolakan yang disampaikan Hiswana Migas," kata TubagusΒ usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/2/2010).
Pasalnya, BPH Migas merasa selalu melibatkan anggota Hiswana Migas dalam proses tender distributor BBM bersubsidi yang diadakan BPH Migas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Tubagus juga berjanji pihaknya akan mempercepat penetapan distributor BBM bersubsidi tahun ini. Rencananya, tender tersebut akan dibuka pada bulan April mendatang dan pemenangnya akan diumumkan paling cepat pada bulan Agustus setelahΒ pidato kenegaraan Presiden SBY dilakukan.
"PengumumanΒ tidak bisa melangkah lebih cepat dari pidato kenegaraan Presiden sekitar 15 atau 16 agustus.Β Jadi paling cepat Agustus," kata dia.
Namun Tubagus berharap dengan tenggat waktu empat bulan yang tersisa para pemenang tender pendistribusian BBM bersubsidi tersebut telah dapat menyiapkan infrastruktur penyaluran BBM.
"4 bulan mudah-mudahan cukup untuk persiapkan infrastruktur," jelasnya.
Tubagus menambahkan, dalam penentuan pemenang tender distributor BBM bersubsidi pihaknya selalu menetapkannya dengan penuh ketelitian untuk memastikan kesiapan badan usaha tersebut dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Seperti kemarin ada badan usaha yang sanggup untuk distribusikan BBM di daerah terpencil, tapi letak storage mereka jauh sekali sementara kapalnya cuma satu. Kami tidak mau ambil resiko karena satu hari kapal terlambat, kelangkaan tidak dapat dihindari," kata dia.
(epi/qom)











































