Politisi Stop Bertikai, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Meningkat
Senin, 26 Apr 2004 16:54 WIB
Jakarta -
Ekonom senior Emil Salim meminta kepada para politisi untuk berhenti bertikai setelah pelaksanaan pemilu selesai pemerintahan baru nantinya bisa memfokuskan diri pada pembangunan ekonomi. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pada tahun 2005 bisa dicapai dan terus meningkat.Menurut Emil, persoalan yang mendasar saat ini bukan pada pencapaian pertumbuhan 5 persen pada tahun depan, namun lebih pada sikap para politisi. "Saya harap politisi berhenti bersengketa dan bisa memberi perhaitan pada pembangunan agar tidak seperti beberapa tahun lalu yang terus ricuh. Atas dasar itu saya yakin pertumbuhan ekonomi pada kurun 2005-2010 bisa ditingkatkan," ujar Emil di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/4/2004).Hal tersebut menurutnya sangat penting mengingat jika Indonesia tidak segera bangkit dipastikan akan tertinggal jauh dibandingkan negara Asia lainnya seperti Cina yang pertumbuhannya mencapai 9 persen, India, Malaysia dan Thailand yang juga meningkat cukup pesat. "Indonesia harus bisa lari kencang, alasan bahwa hal tersebut terganggu poltik juga harus ditutup bukan karena dengan selesainya pemilu mereka harus banting stir ke pembangunan. kalau bisa pandangan tidak hanya sampai 2010 tapi ke 2015," ujarnya.Selain itu Emil juga kembali mengingatkan pentingnya peningkatan pertumbuhan ekonomi karena seluruh dunia mengakui dan sependapat bahwa pembangunan global ke depan tergantung pada negara di kawasan Asia seperti Cina dan India. Karena itu, lanjut Emil, satu-satunya syarat agar terlaksana adalah tercapainya stabilitas politik dan para politikus sependapat untuk meningkatkan ekonomi.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































