11.080 Unit Kondominium Banjiri Jakarta

11.080 Unit Kondominium Banjiri Jakarta

- detikFinance
Selasa, 02 Feb 2010 17:32 WIB
Jakarta - Sekitar 11.080 unit kondominium di Jakarta diperkirakan akan selesai dibangun pada tahun 2010 dan 2011, dimana kontribusi terbesar didominasi oleh segmen menengah sebesar hampir 50 persen dari total unit yang tersedia.

"Pada awal 2010, beberapa proyek yang sempat terhenti juga diprediksikan akan dilanjutkan kembali oleh beberapa developer," kataΒ  Associate Director Procon Utami Pratiana dalam konferensi pers di Tower 2 Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/2/2010).

Pratiana menyatakan bisnis kondominium memang akan terus menggeliat seiring dengan diturunkannya suku bunga di level rendah di tahun ini. Rendahnya suku bunga diprediksi akan membantu penyerapan kondominium khususnya di segmen menengah ke bawah.

Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kapasitas konsumen dalam menggunakan pinjaman bank untuk mendanai pembelian kondominium pada kuartal IV-2009 sebagai akibat dari kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunga sejak kuartal III-2009.

Kebijakan tersebut telah menyebabkan penjualan kondominium di Jakarta pada kuartal IV-2009 naik sebesar 1,7 persen dibanding kuartal sebelumnya atau setara 70.850 unit.

"Kami berharap BI tetap menjaga tingkat suku bunga di level rendah," ujar Utami.

Menurut Utami, peningkatan penjualan khususnya di sektor menengah bawah juga dikarenakan developer terus aktif dalam memberikan kemudahan dalam pembayaran untuk meningkatkan penjualan melalui pembayaran bertahap dengan jangka panjang dan fleksibel, maupun pembayaran uang muka dengan jangka waktu yang juga lebih panjang.

"Ballon payment juga ditawarkan di beberapa proyek kondominium untuk memberikan alternatif kemudahan pembayaran bagi pembeli," kata dia.

Procon mencatat total pasokan kondominium di Jakarta selama kuartal IV-2009 tercatat 70.850 unit, meningkat 1,7 persen dari kuartal sebelumnya dan sebesar 8,6 persen dari kuartal IV-2008. Penambahan 1.190 unit datang dari 4 proyek yang baru saja menyelesaikan masa kontruksinya berasal dari segmen menegah bawah sampai segmen premium yang sebagian besar berlokasi di kawasan Jakarta Selatan.

Proyek Kondominium yang baru saja diluncurkan yaitu Kalibata city, Tower T, The Mansion di Mega Kuningan, Menteng 36, Green Bay Tower A, B,C, dan D, serta Bali Suite di Depansar Residence Tower Ubud dan Kintamani dengan total pasokan sebesar 3.454 unit. Pasokan untuk proyek yang baru diluncurkan tersebut didominasi oleh proyek untuk segmen menengah bawah sebesar 97,5 persen dari total pasokan unit baru.

Tingkat penjualan untuk kondominium yang telah terbangun meningkat hingga mencapai 97,5 persen. Kontribusi permintaan terbesar diperoleh dari proyek The Lavande (Puple Tower/C) dan Kebagusan City Tower yang baru saja merampungkan kontruksinya dan saat ini tengah melakukan serah terima unit dengan pemilik.

Penyerapan kondominium yang masih dalam tahap pembangunan pada kuartal IV-2009 mendapai 3.930 unit, meningkat 8,1 persen dari kuartal sebelumnya.

Di kuartal ini, peningkatan yang cukup besar terjadi di segmen menengah bawah dengan kontribusi lebih dari 70 persen dari total penjualan, didominasi dari empat tower baru di Green Bay dengan jumlah unit yang cukup besar mencapai lebih dari 600 unit per tower.

Utami juga menambahkan, pada tahun ini beberapa pengembang diperkirakan akan menaikkan harga rata-rata di kisaran 6 persen.

Namun meskipun harga naik, menurut dia, para pengembang akan terus menawarkan skema pembayaran yang fleksibel melalui pembayaran bertahap dengan jangka panjang dan pembayaran uang muka dengan jangka waktu yang juga lebih panjang.
(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads