Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Dedy Mulyadi mengatakan, selama ini produksi rumput laut Indonesia menyumbang 50% pasokan dunia. Sayangnya, kata dia, dari jumlah itu sebanyak 75% diekspor dalam kondisi mentah atau hanya dikeringkan saja.
"Kita ingin jadikan daerah yang punya potensi besar rumput laut yang besar seperti Maluku dan Sulawesi, jadi industri pengolahan," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (3/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya saat sudah ada 15-20 industri pengolahan rumput laut dalam negeri sudah memproduksi beberapa produk antara rumput laut seperti tepung yang bisa dijadikan bahan baku industi makanan dalam negeri dan lain-lain.
"Juga sudah ada beberapa pengusaha lokal maupun asing sudah ada (berinvestasi)," katanya.
(hen/dnl)










































