Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan potensi tambahan produksi padi (beras) mencapai 1 juta ton dan gula mencapai 800.000 hingga 1,2 juta ton dalam jangka waktu menengah dan jangka panjang.
"Jika produksi beras 5 ton per hektar, harapan kita kalau sekitar 200.000 hektar maka akan memberikan kontribusi 1 juta ton beras," jelas Bayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk gula pada tahap awal bisa dikembangkan melalui lahan 30.000 hektar, dengan potensi tambahan produksi gula nasional hingga 800.000 sampai 1,2 juta ton. Namun sayangnya Bayu tidak bisa memastikan kapan realisasi kontirbusi Merauke bisa terealisasi bagi pangan nasional.
"Patut dipahami bahwa food estate itu lebih jangka menengah dan jangka panjang," katanya.
Pemerintah juga akan menyiapkan kawasan food estate Merauke Papua sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Langkah ini akan mempermudah pengembangan Merauke sebagai lumbung pangan nasional atau food estate dalam jangka panjang.
Pengembangan food estate secara tidak langsung mengadopsi apa yang telah dilakukan oleh Brasil dalam mengembangkan komoditi kedelai. Sehingga telah membawa negeri samba tersebut menjadi penyuplai pangan di dunia termasuk memproduksi bio etanol dari kedelai.
(hen/dnl)










































