"Karena wajib pajak yang telah membayar tidak akan dimasukan dalam daftar tunggakan," demikian dikutip detikFinance dalam jawaban tertulis Ditjen Pajak kepada Komisi XI DPR-RI, Rabu malam (03/02/2010).
Sebelumnya, Anggota Komisi XI I Gusti Agung Rai meminta jawaban secara tertulis kepada Ditjen Pajak mengenai perusahaan plat merah apa saja yang telah membayar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata Ditjen Pajak tetap bersikukuh atas data tunggakan pajak yang diberikannya. Ditjen pajak mencatat jumlah tunggakan pajak BUMN sampai dengan saat ini jumlahnya mencapai Rp 7,6 triliun.
Perusahaan-perusahaan milik negara yang masuk kedalam 100 penunggak pajak diantaranya yakni PT Perkebunan Nusantara XIV, PT Merpati Nusantara, PT Djakarta Lloyd, PT Jamsostek, PT Semen Tonasa, PT Angkasa Pura, PT Garuda Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia.
Namun Kementrian BUMN hanya mengakui 3 perusahaan milik pemerintah yang memang belum melunaskan kewajibannya.
"Memang ada yang menunggak, tapi hanya 3 perusahaan. Yakni PT Perkebunan Nusantara XIV, PT merpati Nusantara, PT Djakarta Lloyd," ujar Sekretaris Kementrian BUMN, M Said Didu, Jumat minggu lalu (29/01/2010).
Sejumlah BUMN yang masuk dalam daftar tersebut juga telah mengeluarkan bantahannya. Seperti Garuda Indonesia yang mengaku sudah melunasi kewajibannya .
Sementara Semen Tonasa juga telah membayar kewajiban pajaknya, namun ternyata duit pajaknya ditilep oknum petugas pajak dan kantor pos. Kasus tersebut sudah masuk ke pengadilan. Demikian pula BNI, Jamsostek juga telah mengeluarkan bantahan memiliki tunggakan pajak.
Dalam daftar terbaru, nama-nama sejumlah BUMN yang sebelumnya masuk daftar memang telah dihapuskan. Dalam daftar 10 penunggak pajak baru adalah:
1. Pertamina (Persero) : Surat Paksa
2. Karaha Bodas Company LLC : Penyanderaan
3. Industri Pulp Lestari : Blokir Rekening
4. BPPN : Surat Paksa
5. Kalimanis Plywood Industries : Penyitaan
6. Bakrie Investindo : Surat Paksa
7. Bentala Kartika Abadi : Surat Paksa
8. Daya Guna Samudra Tbk : Pelelangan
9. Kaltim Prima Coal : Surat Paksa
10. Merpati Nusantara Airlines : Surat Paksa
(dru/qom)










































