Modal Investasi yang dibutuhkan di koridor ekonomi di Sumatera Utara diperkirakan sebesar Rp 12,5 triliun. Sedangkan Dumai Riau mencapai Rp 20 triliun dan Merauke mencapaiΒ Rp 60 triliun.
"Sudah dicanangkan di Sumut, total investasi diperkirkan Rp 12,5 triliun, pengelolanya PTPN III inisiasi RpΒ 800 miliar. Dumai oleh swasta, inisiasi Rp 2,5 triliun dengan total Rp 20 triliun," kata Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (5/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan wilayah Sumatera Utara dan Riau akan menjadi pengembangan produksi sawit karena selama ini sudah menjadi basis produksi sawit cukup besar.
"Jadi Dumai dan Sumut dua-duanya basisnya CPO, karena kita ingin meningkatkan produksi CPO yang cukup besar," kata Bayu.
Wilayah koridor ekonomi ini ditargetkan akan menjadi penggerak utama perekonomian daerah dan nasional, termasuk bisa menopang pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK).
(hen/dnl)











































