Minyak Tanah Bersubsidi 'Hilang' dari Jateng dan DIY

Minyak Tanah Bersubsidi 'Hilang' dari Jateng dan DIY

- detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2010 10:45 WIB
Jakarta - Pendistribusian paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DIY telah mencapai 100% pada akhir Januari 2010 dengan total pendistribusian sebesar 10,4 juta paket.

Dengan selesainya pembagian paket perdana ini maka kedua provinsi tersebut dinyatakan telah bebas dari minyak tanah bersubsidi. Program konversi di kedua provinsi tersebut dimulai sejak tahun 2007 dilaksanakan secara bertahap ke seluruh Kota/Kabupaten.

Demikian disampaikan Pertamina dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Sabtu (6/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi masyarakat yang masih membutuhkan minyak tanah, depot-depot BBM Pertamina tetap menyediakan minyak tanah non subsidi dengan harga keekonomian dan disalurkan melalui beberapa pangkalan eks mitan subsidi di masing-masing wilayah Kota/Kabupaten dengan harga mengikuti harga mitan yang berlaku di pasaran internasional.

Mengingat seluruh Kota dan Kabupaten telah bebas mitan subsidi maka mitan non subsidi yang tadinya diberi warna ungu untuk membedakan dengan mitan subsidi, kini kembali ke warna semula yaitu bening (tidak berwarna).

Dengan selesainya pembagian paket perdana tersebut, Pertamina mengharapkan masyarakat dapat secara optimal menggunakan elpiji 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari dan memakai kompor beserta elpiji 3 kg sesuai tata cara yang telah disosialisasikan.

Hal ini perlu diperhatikan sungguh-sungguh agar masyarakat terhindar dari bahaya kebakaran yang mungkin terjadi akibat kesalahan pemakaian kompor dan elpiji 3 kg.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads