Bantu Pemilihan Presiden, Belanda Beri Hibah US$ 4,4 Juta
Kamis, 29 Apr 2004 11:11 WIB
Jakarta -
Pemerintah Belanda melalui UNDP kembali mengucurkan bantuan untuk Indonesia sebesar US$ 4,4 juta. Bantuan ini merupakan dukungan Belanda bagi pemilihan presiden dan wakil presiden pada 5 Juli mendatang.Nota kesepahaman pemberian hibah ini ditandatangani oleh Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjara-Jakti, Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin dan Dubes Belanda Ruud Treffers serta kepala perwakilan UNDP Bo Asplund di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (29/4/2004).Bantuan in menurut Dorodjatun merupakan hibah murni dan merupakan tambahan dari bantuan sebelumnya yang berjumlah US$ 2 juta. Bantuan belanda yang pertama diperuntukkan bagi pemilu legislatif 5 April 2004 lalu. Bantuan ini menurut Djatun akan disalurkan langsung ke KPU dan lembaga pemilu terkait dan ormas yang berkiprah dalam pendidikan pemilih dan pemantauan pemilu. Pemerintah Belanda dan UNDP dengan bantuan ini secara tidak langsung mencerminkan dukungannya terhadap komitmen Indonesia dalam melakasanakan tata pemerintahan yang demokratis. Belanda tiap tahunn melakukan kerjasama dengan Indonesia dalam bidang pembangunan dengan nilai lebih dari US$ 50 juta. Selain Belanda negara yang ikut memberikan kontribusi bantuan pemilu untuk Indonesia, UNDP adalah Jepang, Selandia Baru dsb.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































