Menurut Deputi Neraca dan Bidang Analisis Statistik Slamet Sutomo, semua sektor ekonomi mengalami peningkatan nilai indeks kecuali Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan. Sektor Transportasi dan Telekomunikasi mengalami peningkatan bisnis tertinggi dengan nilai indeks sebesar 111,32.
"Peningkatan kondisi bisnis terjadi karena adanya peningkatan pendapatan usaha, kapasitas produksi dan rata-rata jam kerja," katanya di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, nilai ITB Triwulan I-2010 diperkirakan sebesar 108,76, berarti secara umum kondisi bisnis pada triwulan tersebut diperkirakan akan meningkat dibandingkan Triwulan IV-2009.
Menurut Slamet, semua sektor ekonomi pada Triwulan I-2010 diperkirakan mengalami peningkatan nilai indeks, dengan Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan diperkirakan mengalami peningkatan bisnis tertinggi.
Indeks Tendensi Bisnis adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang datanya diperoleh dari Survei Tendensi Bisnis (STB) yang dilakukan oleh BPS bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI).
Survei ini dilakukan setiap triwulan di beberapa kota besar terpilih di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sampel STB Triwulan IV-2009 sebanyak 2.400 perusahaan besar dan sedang, dengan responden pimpinan perusahaan.
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan IV-2009 di Jabodetabek sebesar 104,76.
Slamet mengatakan, dengan angka sebesar itu artinya kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan IV-2009 meningkat, namun tingkat optimisme konsumen lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (ITK sebesar 107,79).
"Kondisi ekonomi konsumen membaik terutama karena adanya peningkatan pendapatan rumah tangga dan konsumsi rumah tangga. Peningkatan konsumsi rumah tangga terutama terjadi pada komoditi bukan makanan seperti biaya pendidikan, perumahan (listrik, telepon, dan air), dan transportasi," katanya.
Ia menambahkan, nilai ITK di Jabodetabek pada Triwulan I-2010 diperkirakan 106,67, artinya kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan I-2010 diprediksi akan meningkat dibandingkan triwulan IV-2009.
Perbaikan kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan I-2010 diperkirakan terjadi karena adanya peningkatan pendapatan, namun rencana pembelian barang-barang tahan lama diperkirakan menurun.
Indeks Tendensi Konsumen adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan BPS melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). Survei ini dilakukan setiap triwulan di wilayah Jabodetabek dengan jumlah sampel 1.500 rumah tangga. (ang/dnl)










































