Mendag Pede RI Bisa Kalahkan China Soal Upah Buruh

Mendag Pede RI Bisa Kalahkan China Soal Upah Buruh

- detikFinance
Jumat, 12 Feb 2010 17:03 WIB
Mendag Pede RI Bisa Kalahkan China Soal Upah Buruh
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu optimistis Indonesia masih bisa bersaing dengan China soal upah buruh. Upah buruh di China saat ini terus mengalami kenaikan sesuai perkembangan gaya hidup dan menggeliatnya ekonomi negeri tirai bambu tersebut.

Mari menuturkan upah minimum  provinsi (UMP) di wilayah Selatan China saat ini mengalami tren kenaikan. Jika dibandingkan dengan UMP di Indonesia seperti di Jawa Tengah, Indonesia masih kompetitif.

"Di Selatan (China) itu UMP Rp 2-3 juta," kata Mari di Hotel Nikko, Jakarta, Jumat (12/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan kunjungannya di wilayah Jawa Tengah kemarin, ia mengungkapkan  industri-industri apparel seperti sepatu dan lain-lain masih sangat kompetitif dengan China. Apalagi di wilayah Jawa Tengah UMP-nya masih berada disekitar Rp 1 jutaan.

"Kita masih kompetitif selama perdagangannya fair," katanya.

Sementara itu Eddy Hartono salah satu pemegang merek Hammer produk garmen lokal, menyatakan hal yang sama. Menurutnya, tren perkembangan ekonomi China yang pesat, akan perlahan-lahan mengikis kekuatan daya saing negeri panda tersebut dalam hal tenaga kerja.

"Saya yakin produk China juga tidak akan bersaing, karena gaya hidup mereka naik dan UMP juga naik," kata Eddy di tempat yang sama.

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads