Berdasarkan modul pelaporan online Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang dikutip detikFinance Minggu (14/2/2010), hingga tanggal 10 Februari 2010 realisasi penerimaan bea keluar (BK) mencapai Rp 231,55 miliar atau hampir setengah dari total realisasi penerimaan BK tahun 2009.
Jika dilihat dari realisasi, penerimaan BK baru mencapai 3,03% dari target sebesar Rp 7,633 triliun 2010. Pada tahun 2009 lalu, target penerimaan BK hanya mencapai Rp 1,3 triliun, yang terealisiasi sebesar Rp 559,549 miliar atau 39,98% dari target 2009 (per 23 Desember 2009).
Seperti diketahui, pengenaan bea keluar untuk produk sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada bulan Januari dan Februari 2010 berturut-turut mencapai 3% setelah sebelumnya sepanjang 2009 hanya didominasi 0%. Kenaikan ketetapan BK untuk CPO 2010 ditenggarai telah mendongkrak penerimaan BK di awal tahun 2010.
Sementara realisasi penerimaan Bea Masuk (BM) Rp 1,697 Triliun atau mencapai 10,25% dari target sebesar Rp 16,569 triliun berdasarkan APBN 2010. Sedangkan realisasi penerimaan cukai mencapai Rp 8,284 triliun atau sebesar 14,46% dari target sepanang 2010 Rp 57,289 triliun.
(hen/epi)










































