Tidak Ada Gas, Kontrak Pasokan Gas ONWJ Tidak Diperpanjang

Tidak Ada Gas, Kontrak Pasokan Gas ONWJ Tidak Diperpanjang

- detikFinance
Minggu, 14 Feb 2010 14:23 WIB
Tidak Ada Gas, Kontrak Pasokan Gas ONWJ Tidak Diperpanjang
Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tidak mungkin memperpanjang perjanjian penjualan gas (Gas Sales Agreement/GSA) sebesar 65 MMSCFD dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Pasalnya, seluruh gas yang tersedia dari Blok ONWJ  sudah memiliki kontrak dengan PT PLN (Persero) dan Pupuk Kujang.

"Tidak mungkin diperpanjang karena memang sudah tidak ada cadangannya. Cadangan yang tersisa semuanya sudah terkontrak untuk PLN dan Pupuk Kujang. Jadi untuk perpanjangan kontrak dengan PGN gasnya sudah tidak ada lagi," kata juru bicara  PHE, Ali Mundakir saat dihubungi detikFinance, Minggu (14/2/2010).

Menurut Ali,  hal tersebut sudah disepakati dalam pertemuannya dengan PGN yang difasilitasi BP Migas. Perseroan telah memberikan tengat waktu selama dua bulan  agar PGN bisa mencari sumber pasokan lain. 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harusnya kan  berakhir 31 Desember lalu, kita sudah kasih tenggat waktu sampai 28 Februari untuk cari sumber lain," jelas Ali.

Sebelumnya, Coorporate Secretary PGN,  Wahid Sutopo masih berharap  agar kontrak pasokan gas dari blok ONWJ tersebut diperpanjang selama 1-2 tahun. Jika kontrak tidak diperpanjangnya maka akan berdampak terhadap kelangsungan operasional 165 pelanggan industri, 81 pelanggan komersial, dan 10.200 pelanggan rumah tangga di wilayah Serpong dan sekitarnya. Selain itu, 150.000 orang tenaga kerja juga berpotensi akan kehilangan pekerjaan mereka.

"Sebetulnya para pelanggan juga sudah mengirimkan surat ke Menteri Perindustrian dan Menteri ESDM terkait hal ini," ujar Wahid.

(epi/epi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads