Irwandi mengungkapkan, jadwal penyelesaian RAPBD di tingkat eksekutif sejatinya sudah sesuai dengan jadwal, namun pada saat masuk ke tingkat DPRD, mengalami penjadwalan ulang.
"Belum, masih dibahas DPRD. Molor karena banyak anggota (DPRD) yang baru, banyak yang bertanya ini apa, ini apa," katanya Irwandi saat ditemui di acara seminar Potensi Pelabuhan Langsa Aceh, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (15/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Mardiasmo sebelumnya membenarkan kalau Provinsi Aceh menjadi satu-satunya provinsi yang belum menyerahkan RAPBD-nya. Keterlambatan tersebut akan berakibat pada penudaan pemberian dana alokasi umum (DAU).
(hen/dnl)










































