Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat usai menerima 7 delegasi JIBC di Kantornya, Jakarta, Senin (15/2/2010).
"Mereka menyediakan untuk berbagai proyek, seperti MRT, power plant sebesar US$ 5 miliar dalam dua tahun ke depan, melalui investor-investor Jepang," jelas Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (JBIC) mengkonfirmasi tahun ini membiayai proyek-proyek energi. Pihak Jepang berkomitmen membangun investasi jangka panjang untuk energi, batu bara maupun geothermal, kayak MRT juga uang dari dia," kata Hidayat.
Hidayat menambahkan JBIC biasanya akan membiayai pendanaan bagi perusahaan-perusahaan Jepang yang sudah berpengalaman masuk ke Indonesia, dan biasanya juga melakukan usaha bersama dengan perusahaan di Indonesia antara lain Mitsui, Marubeni, Mitsubishi, dan lain-lain.
(hen/dnl)











































