Hal ini disampaikan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (15/2/2010).
“Selain memberikan subsidi harga BBG, kami juga akan menyiapkan payung hukum untuk pemanfaatan BBG untuk sektor transportasi,” kata Darwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Masyarakat juga masih berpendapat bahwa penggunaan BBG memiliki resiko keamanan yang lebih besar dibandingkan BBM,” katanya.
Selain memberikan subsidi dan menyiapkan payung hukum untuk pelaksanaannya, Darwin mengaku pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya seperti merevitalisasi SPBG dan membagikan converter kit oleh instansi terkait, koordinasi dengan instansi terkait pusat dan daerah dalam rangka mendorong pemanfaatan gas bumi untuk sektor transportasi.
“Kami juga akan menetapkan harga BBG yang dapat mendorong pemanfaatan BBG yang cukup menarik bagi penyedia,” tandasnya.
(epi/dnl)











































