"Kok bisa kalah KPPU, padahal kita mengandalkan KPPU untuk melindungi usaha kecil," kata anggota DPR-RI komisi VI Idris Sugeng dalam acara rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2010)
Sementara itu anggota Komisi VI lainnya, Nuroji mengatakan kekalahan KPPU oleh Carrefour patut dicurigai karena mafia peradilan di Tanah Air masih banyak berkeliaran. Bahkan menurutnya, rumor pertemuan Presiden SBY dengan CEO Carrefour di Prancis menjadi tanda tanya besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima mengatakan pihaknya secara politis akan tetap mendukung KPPU terkait hasil putusan PN Jakarta Selatan yang membatalkan seluruh putusan KPPU.
"Kalau semuanya dianulir oleh peradilan lalu fungsinya apa KPPU," katanya
Menurut Aria, Komisi VI DPR RI akan memanggil seluruh Komisioner KPPU pada pekan depan secara khusus membahas kekalahan KPPU oleh Carrefour.
Seperti diketahui PN Jakarta Selatan kemarin telah membatalkan seluruh putusan KPPU No.09/KPPU-L/2009 mengenai kasus monopoli dan dominasi Carrefour di pasar ritel nasional. Pihak KPPU juga akan melakukan langkah kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
(hen/dnl)











































