Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (22/2/2010).
"Pertumbuhan ekonomi 5,5% itu sudah mempertimbangakan 0,6% untuk stimulus fiskal," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemerintah sampai saat ini belum memutuskan alokasi stimulus ini. Pemerintah saat ini sedang mengkaji apakah stimulus ini dialokasikan untuk sektor perpajakan, kepabeanan, atau subsidi.
Itu tergantung baseline dan stimuluus fiskal yang mana yang akan kita pakai. Apakah perpajakan, kepabeanan atau belanja, subsidi," ujarnya.
(nia/dnl)










































