Harga Minyak Bertahan di US$ 80

Harga Minyak Bertahan di US$ 80

- detikFinance
Selasa, 23 Feb 2010 08:07 WIB
Harga Minyak Bertahan di US$ 80
New York - Harga minyak mentah dunia masih bertahan di level US$ 80 per barel. Isunya masih sama yakni seputar pemogokan di sektor industri Prancis dan masalah program nuklir Iran.

Pada perdagangan Senin (22/2/2010) di New York, kontrak utama minyak light sweet pengiriman Maret naik 35 sen menjadi US$ 80,16 per barel. Di London, minyak Brent North Sea pengiriman April naik 42 sen menjadi US$ 78,19 per barel.

"Kontrak minyak Maret sepertinya akan berakhir seperti Februari. Kontrak melonjak di atas US$ 80 per barel karena isu yang berhubungan dengan ketatnya suplai sehingga meningkatkan kekhawatiran kombinasi berbagai hal akan memangkas suplai minyak global," ujar Phil Flynn, analis dari PFG Best seperti dikutip dari AFP, Selasa (23/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS kemarin menyatakan rencana Iran untuk membangun 2 kilang pengayaan uranium baru sebagai bukti lanjutan negara tersebut menolak kesepakatan dengan komunitas internasional. AS dan negara lain menyerukan sanksi terhadap Iran karena program tersebut.

"Kekisruhan masalah nuklir Iran tidak juga pergi," jelas Mike Fitzpatrick, analis dari MF Global.

Pemogokan pekerja kilang Total di Prancis juga turut memberikan sentimen negatif. Setelah pemogokan, Asosiasi Industri Perminyakan Prancis memperkirakan cadangan BBM di SPBU Prancis hanya bertahan sekitar 7-10 hari.

Menteri Perindustrian Prancis, Christian Estrosi mengatakan pemerintah akan mengambil langkah agar negara tersebut tidak kekurangan BBM. Total memasok sekitar setengah dari SPBU di Prancis.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads