"Jadi enggak perlu repot begitu mau pindah angkutan harus ngantri beli karcis. Nanti ganti angkutan lagi, ngantre lagi," kata Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (23/2/2010).
Selain lebih efisien, menurut Jonan, harga tiket yang dibeli calon penumpang juga lebih hemat. Penghematannya bisa mencapai 7-10 persen dari harga keseluruhan jika dibeli secara terpisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam mematangkan program tersebut KAI menggandeng PT Pelni, Perum Damri dan PT Indonesia Ferry ASDP. Sementara untuk jaringan tiket secara online terintegrasi, keempatnya sudah melakukan penandatangan kerjasama dengan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Ia mengatakan, dalam bidang angkutan penumpang dan barang antar moda tersebut akan terdapat beberapa titik simpul transportasi, yaitu di Terminal pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal penumpang di pelabuhan dan penyebarangan.
Di tempat-tempat, lanjut Jonan, tersedia fasilitas bagi layanan angkutan penumpang antar moda dan atau barang. Selain itu terdapat pula penyedian prarana, sarana, sistim operasi dan sumber daya manusia (SDM) dari masing-masing operator transportasi.
Sementara dalam bidang pemasaran bersama akan dibuat pusat informasi layanan angkutan penumpang antar moda yaitu counter bersama guna memberikan informasi kepada para penguna jasa tentang angkutan dan barang antar moda di masing-masing stasiun, pelabuhan dan terminal.
(ang/qom)










































