Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, kelangsungan swasembada beras di tahun 2010 belum dapat dipastikan meskipun pertumbuhan produksi beras masih positif.
"Pertumbuhan beras masih positif jadi masih menjamin kelangsungan swasembeda beras. Tapi apa kita bisa mengekspor, itu yang menjadi pertanyaan yang belum ada jawabannya," ungkap Rusman di Kantor BPS, Jakarta, Senin (1/3/2010).'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Februari biasanya sudah panen, mungkin karena climate change jadi bergeser ke Maret," ujar Rusman.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah bisa saja menyatakan persediaan beras masih mencukupi, tetapi Rusman menilai hal itu merupakan sia-sia karena harga beras itu merupakan masalah psikologis. Jadi selama panen belum terlihat masyarakat, maka harga beras tetap akan meningkat.
"Harga beras itu Januari naik 8%, Februari naik lagi 3%. Jadi, ini masalah psikologis saja kok. Panen itu kan sesuatu yang terlihat," katanya.
(nia/dnl)











































