Menurut Menteri Perdagangan Mari Pangestu, setidaknya ada tiga alasan pihak Kementerian Perdagangan dalam mendukung JJF yaitu untuk mendorong ekonomi kreatif, sebagai ajang kampanye 100% Cinta Indonesia dan mendorong pencitraan Indonesia (national branding).
"JJF terbukti dapat membantu upaya pencitraan Indonesia atau national branding di dunia internasional," kata Mari dalam acara konferensi pers JJF, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Band Cokelat juga akan ikut tampil dalam paviliun Kementerian Perdagangan selaku ikon dalam kampanye 100% Cinta Indonesia. Kementerian Perdagangan setidaknya sudah berpartisipasi di JJF sejak tahun 2008 lalu.
"Menteri Perdagangan menjadi salah satu yang memotori industri kreatif di Indonesia, dan mensponsori cukup besar," kata Peter F. Gontha selaku penyelenggara JJF.
Seperti diketahui JJF akan diselenggarakan pada tanggal 5-7 Maret 2010 di Kemayoran JIExpo, yang merupakan penyelenggaraan yang ke-6 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2005. Ajang ini akan diramaikan oleh kurang lebih 1300 artis lokal dan asing (400 asing dan 900 lokal), yang akan menampilkan 200 pertunjukan musik berkelas dunia yang dilengkapi 21 panggung.
Beberapa musisi internasional seperti John Legend, Toni Braxton, Kenny 'Babyface Edmonds. Selain itu beberapa musisi lokal seperti Tohpati, Andre Hehanusa dan Sandhy Sondoro turut ikut. JJF ke-6 ini akan mengusung tema Jazzin Up Remarkable Indonesia, yang merupakan simbolisme festival musik berkelas dunia di tanah air. (hen/ang)











































