Pemadaman listrik bergilir di Ambon yang sudah berlangsung hampir 8 bulan, akan segera berakhir. Pihak PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, telah mendatangkan mesin alternatif dari Timur Tengah.
"Mesin ini kami sewa dari Timur Tengah. Dan direncanakan akan dipasang hari ini," ujar Manager PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Machnizon, kepada wartawan di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Jumat (5/3/2010)
Pemasangan ini akan dilakukan di areal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Poka, kecamatan Baguala, Ambon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemasangan ini, kata Machnizon, diselesaikan dalam waktu enam hari ke depan. "Setelah pemasangan selesai nantinya kita akan butuhkan satu hari untuk uji coba," jelasnya.
Machnizon juga menjamin selama pemasangan mesin pembangkit tersebut tidak akan terjadi pemadaman total di area listrik sistem Ambon.
Sebelumnya, pemadaman bergilir terus terjadi di wilayah Maluku. Dari tujuh unit mesin pembangkit yang terpasang di PLTD Poka, ternyata yang beroperasi hanya tiga unit mesin pembangkit.
Kendati demikian, mesin pembangkit unit 1 hanya mampu memasok daya 2,5 MW dari kapasitas 6,4 MW (39 persen), mesin unit 3 mampu memasok daya 3,5 MW dari 6,4 MW (55 persen) dan mesin unit 6 mampu memasok daya 0,35 MW dari 2,5 MW (14 persen).
(dnl/dnl)










































