Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Hesti Indah Kresnarini mengatakan setidaknya beberapa produk yang diminati untuk diekspor ke Inggris oleh para pengusaha Turki antara lain produk alas kaki, batubara, furniture, makanan olahan, spare part, garmen dan tekstil, karet alam, keramik, kopi, dan lain-lain.
"Ini baru penjajakan mereka ingin mengetahui dahulu. Beberapa dari mereka sudah menyatakan minatnya, kita siapkan para eksportir kita," kata Hesti saat menerima delegasi Buyer Turkish British Business Association di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (6/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Targetnya kami belum bisa dihitung karena ini masih penjajakan," jelas Hesti.
Sementara itu Sekjen Turkish British Business Association Serkan Kurt mengatakan kunjungan delegasi ini merupakan pertama kali bagi para pengusaha Turki di Inggris ke Indonesia. Ia memperkirakan transaksi dagang yang bisa dicapai dari kunjungan ini mencapai ratusan juta poundsterling.
Serkan mengatakan salah satu alasannya mengincar produk-produk Indonesia karena dianggap kompetitif dengan kualitas memuaskan. Ia mencontohkan produk tekstil dan garmen Indonesia secara kualitas lebih unggul dari produk China, namun harganya relatif sama.
(hen/dnl)










































